Senin, 16 Juni 2014

BECOMING BEST FRIENDS THROUGH EDUCATION

Di penghujung semester 5, mahasiswa IT angkatan 2011 ini sudah membuka sebuah tempat kursus dengan bantuan investor yang percaya padanya. Ia adalah David Widodo, owner dari  Best Friend Course, yang berada di Paramount Sparks Blok B No 1, Gading Serpong. Tidak tanggung-tanggung, tempat kursusnya menyediakan jasa kursus untuk TK-SMA, mulai dari pelajaran, musik, bahasa, art, hingga programming.

Bagaimana bisa memulai usaha kursus ini?
Saya memang punya mimpi untuk menjadi seorang pengusaha. Bagi saya, ilmu itu nomor dua. Saya kuliah jurusan IT karena saya pernah mendengar bahwa orang yang punya informasi akan menjadi orang sukses. Selain itu saya kuliah untuk mencari koneksi.
Saya memulai dari mengajar privat dari awal 2012. Untuk membentuk sistem kursus, saya observasi dari selama saya mengajar.

Apa tantangan menjalaninya?
Time management. Kuliah ada tugas, juga harus melakoni usaha.

Ilmu selama kuliah terpakai atau tidak?
Iya. Kalau IT berguna untuk sistem. Kita juga belajar Komunikasi Antar Pribadi (KAP) yang berguna untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain. Selain dari mata kuliah, kegiatan kampus juga berguna. Saya sendiri turut mengikuti kepanitiaan OMB 2013 dan 2014.

Bagaimana sih time management kamu?
Untuk usaha, setelah kuliah pasti kesana tiap hari. Di tempat kursus itu ada admin. Nanti saya akan review jadwal hari itu dan besoknya.

Dampak usaha ini bagi diri kamu?
Positifnya menambah pengalaman, belajar, dan mengenal banyak orang. Saya juga belajar memegang usaha dengan tanggung jawab. Puji Tuhan kuliah selama ini lancar.
 Kalau dampak negatif, waktu tidur lebih sedikit.

Sudah puas belum dengan pencapaian kamu?
Belum. Namun sampai sekarang setelah 2 bulan ada 15-17 murid. Tiap minggu ada 2 murid baru.

Tujuan ke depan kamu setelah lulus?

Fokus. Saya juga lagi bikin usaha lain, company IT  yang mulai rintis bulan April. Company IT ini punya 5 jenis jasa, yaitu web design, Search Engine Optimization (SEO), Premium social media like/follower, Social Media Management, dan Internet Marketing.
Rencana saya setelah lulus mau mengambil S2, bagian bisnis atau entrepreneur.

David Widodo di Usaha Tempat Kursusnya

Tips and trick by David Widodo:
1.       Jangan employee minded, jangan hanya mau jadi pekerja.
2.       Perbanyak koneksi
3.       Perbanyak baca-baca buku-buku menarik, seperti buku motivasi
4.       Ikut kepanitiaan
5.       Ada trial & error. Jangan menganggap usaha akan langsung gede. Ibarat menanam pohon, kita mulai usaha dari bibit. Menerima bisa gagal. Yang penting at least coba. Setelah itu kita belajar cara tanam yang baru.

Deddy, Sosok di Balik UMN Hoodie

“Pencapaian Besar Itu Memerlukan Pengorbanan”




Ide awal munculnya UMN Hoodie………..
Ingin membuat suatu benda yang bisa mengidentitaskan mahasiswa UMN, seperti pada waktu SMA ada jaket kelas, setelah melihat jaket universitas – universitas lain, saya menyadari hal tersebut belum ada di UMN. Setelah bertanya pada kampus, mahasiswa angkatan 2007, 2008, dan 2009 memang benar tidak ada, jadi saya coba membuat suatu produk yang bernama UMN Hoodie.

Hambatan apa yang muncul setelah UMN Hoodie ada?
Awal-awal UMN Hoodie berdiri saya masih semester 2 , belum begitu banyak hambatan yang berarti karena kegiatan perkuliahan masih belum begitu sibuk. Tapi untuk sekarang ini (semester akhir), tantangan dan hambatan yang muncul semakin banyak karena adanya kewajiban magang dan skripsi.

Lalu bagaimana dengan time management-nya, Ded?
Prioritas. Tiga hal yang saya prioritaskan saat ini ya kuliah, UMN Hoodie, dan waktu bermain. Meskipun sibuk kuliah dan mengurus UMN Hoodie, waktu bermain dengan teman – teman tetap harus ada dan masuk dalam daftar prioritas. Untuk saat ini memang yang ketiga itu lagi berkurang karena adanya tugas skripsi.

Ada gak sih hubungan pelajaran selama kuliah dengan bisnis UMN Hoodie?

Saya sangat bersyukur masuk program studi Public Relations, meskipun awalnya bimbang memilih antara jurnalistik dan public relations. Dan banyak banget ilmu yang bisa diaplikasikan di dunia bisnis atau entrepreneur. Terkadang ide – ide baru untuk UMN Hoodie muncul di kelas saat kuliah.


Ini dia penampakan UMN Hoodie yang pertama

Suka duka merintis UMN Hoodie?
Sukanya, saya mendapat banyak pelajaran berharga soal bisnis dan entrepreneur. Kalau dukanya ya terkadang waktu tidur kurang aja kali ya… hehe

Lalu setelah UMN Hoodie, ada mimpi  lain apa yang ingin dicapai?
Kalau tujuan lain dalam hidup pasti ada, masih banyak keinginan untuk membuat sesuatu apalagi setelah kuliah nanti. Karena menurut saya kuliah ini menyita waktu, namun bukan berarti menghabiskan waktu secara sia – sia, tapi menghabiskan waktu secara berharga dan berguna. Jadi saya berharap setelah lulus nanti, setelah waktu yang sekarang saya gunakan untuk kuliah sudah kosong saya bisa membuat sesuatu yang berarti.

Sudah puaskah dengan pencapaian UMN Hoodie?
Kalau kata orang lain “jangan cepat puas” ya seperti itulah yang saya jalani. Namun kalau ditanya puas atau tidak, saya sudah puas. Terutama saat ulang tahun kedua UMN Hoodie September 2013 kemarin yang ternyata membuktikan bahwa UMN Hoodie masih diminati banyak orang.

Tips & Trik untuk teman – teman mahasiswa….


"Orang itu banyak memiliki ide – ide brilian
Untuk teman – teman, mudah untuk mengeluarkan ide – ide yang brilian, bahkan orang malas pun pasti memiliki ide – ide. Namun yang sulit adalah ketika kita mau mengaplikasikan ide – ide yang sudah ada ke tindakan nyata, entah rasa malas ataupun perhitungan modal usaha, untung rugi, dll.
Saran saya, tetaplah mencoba, yang pasti harus banyak berkorban. 
Pencapaian besar itu memerlukan pengorbanan, dan harus giat."



Senin, 02 Juni 2014

Sintia Astarina “I’m on my way to make my dreams happen”

Kalau kalian yang suka ke toko buku dan hobi membaca novel, kalian pasti akan menemukan novel yang berjudul ‘Nyanyian Hujan’. Novel karya Sintia Astarina ini sudah mulai  di toko-toko buku terdekat loh. Nah, tetapi bagaimana sih perjalanan Sintia hingga ia bisa menjadi seorang penulis novel?

Novel Pertama Sintia Astarina
Siang itu tepatnya di kantin Universitas Multimedia Nusantara, tempat di mana Sintia duduk di bangku kuliah, kami mengobrol. Sekedar basa-basi hingga akhirnya Sintia yang sedang sibuk dengan kegiatannya berkata, “Nanti kirim email aja ya. Aku pasti balas dengan senang hati.” Tidak mau mengganggu aktivitasnya, kami pun memutuskan untuk melakukan wawancara via email, dan ternyata benar Sintia membalas email kami dengan cepat. Nah, ini dia hasil wawancara kami dengan cewek berambut panjang ini.

Bagaimana langkah awal Sintia dalam membangun prestasi yang dimiliki saat ini?
Awalnya dari bermimpi dan berimajinasi, aku pengin ini, aku pengin itu. Untuk mencapai impian itu, mau nggak mau harus kerja keras, usaha, timbulin niat di dalam diri sendiri. Kita nggak akan dapet hasil apa-apa kalo kita nggak mau bertindak. Trus, rajin-rajin evaluasi diri, apa sih yang kurang, apa sih yang perlu diperbaiki, apa yang perlu ditingkatkan, dsb. Aku juga sering mencontoh orang-orang sukses dan membangun self-motivation. Kalo mereka bisa A, kenapa aku nggak?

Lalu, Apa Sintia menghadapi tantangan selama meniti karier ini?  
Tantangan utamanya adalah menghadirkan niat dalam diri sendiri. Kadang juga suka kebentur sama tugas-tugas lain sampe bingung harus memprioritaskan yang mana. Trus masalah waktu juga, rasanya nggak cukup gitu 24/7, perlu waktu lebiiiiihh lama untuk mengerjakan ini dan itu. Ehhehe :D

Apakah pelajaran yang Sintia pelajari selama masa kuliah berguna untuk membangun prestasi yang di miliki saat ini?
Yup, berguna banget! Aku jadi tahu banyak hal tentang jurnalistik dan bidang tulis-menulis. Untungnya lagi, lebih ngerasa bersyukur karena bisa bergabung di Ultimagz ataupun nulis novel. Apa yang aku dapatkan semasa kuliah bisa aku terapkan di luar juga dan Puji Tuhan itu jadi prestasi yang membanggakan menurut aku :D



Nah, kalau gitu pasti ada donk dampak-dampak positif dan negative yang Sintia dapatkan dalam menjalani prestasi ini, kalau boleh tau apa aja?
Dampak positifnya banyak banget. Kemampuan meningkat, passion meningkat, relasi makin bertambah, lebih dikenal banyak orang, lebih tertantang untuk menghasilkan suatu karya yang lebih baik dan mendapat kepercayaan untuk menghasilkan suatu karya. Kalau dampak negatifnya masalah waktu mungkin, kayak yang tadi aku bilang di atas. Sehari 24 jam rasanya nggak cukup dan tanpa sadar, kadang jiper kalo ngeliat prestasi orang lain. Jadinya suka negbanding-bandingin diri sendiri sama orang lain, tapi itu justru memotivasi diriku sendiri.

Sintia selalu bilang kalau waktu 24 jam dalam sehari itu gak cukup buat ngelakuin ini itu, lalu bagaimana sih cara Sintia mengelola waktu supaya karier Sintia tetap berjalan dengan baik?
Yang paling utama adalah Pinter-pinter memprioritaskan sesuatu. Berjuang keras untuk ngak males dan nggak menunda-nunda pekerjaan.


Lalu sebenarnya tujuan apa saja yang ingin Sintia capai?

Bakat dan talenta makin terasah sehingga bisa membuat bangga banyak orang, juga memberikan inspirasi untuk orang-orang di sekitar. Pengin jadi penulis yang kreatif dan produktif. Pengin kumpulin banyak uang untuk keluarga, diri sendiri, dan ngasih self-reward berupa traveling dan buku.

Sintia sudah merasa puas dengan hasil yang sudah di dapatkan hingga saat ini?
Noooo, nggak pernah puas hahaha. Masih cupu banget deh istilahnya. Masih harus banyak belajar karena perjalanan masih panjaaaaang banget. Masih banyak banget hal di dunia ini yang belum aku raih, belum aku capai, but I’m on my way to make it happen.

Last but not least, Sintia punya Tips dan trick yang bisa diberikan untuk teman-teman pembaca?
Jalani passion dengan berani, jangan pernah takut untuk eksplorasi diri karena kita nggak akan tahu seberapa besar kemampuan kita kalau kita nggak mencoba untuk menjalani hal tersebut. Seperti kata Thomas Alfa Edison, 1% adalah bakat, 99% sisanya adalah kerja keras. Oh ya, rajin berdoa dan bersyukur juga.


Nah, sekarang teman-teman tahu kan jika ingin mewujudkan sebuah mimpi diperlukan kerja keras, karena mimpi itu tidak akan terwujud secara instan. Semangat ya teman-teman, yuk wujudkan mimpi kita dan jadilah inspirasi bagi orang-orang disekitar kita.

Minggu, 01 Juni 2014

Mey Diana Sari, Cantik, Cerdas, dan Berprestasi

Cantik, Cerdas, dan Berprestasi itulah yang dimiliki oleh Miss Banten 2013, Mey Diana Sari. Parasnya yang cantik, berintelektual, dan memiliki segudang prestasi menjadikan ia sebagai Miss Banten 2013 dan salah satu finalis Miss Indonesia 2013.

Semua yang dimiliki oleh Meydi, begitu biasa ia disapa, tentu memerlukan perjuangan yang tidak mudah. Nah, mari kita simak bagaimana perjuangan Meydi dalam meniti kariernya sebagai wanita cantik yang berprestasi.

Kak Meydi, apa langkah awal yang dilakukan dalam membangun prestasi yang dimiliki hingga saat ini?
Pertama, aku terjun langsung ke sekolah model yaitu QQ Modelling School. Di sekolah model inilah aku mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman di dunia Modelling. Nah, dunia modeling juga telah menjadi bekal dalam perjalanan ku mengukir prestasi yang telah aku miliki.

Tantangan apa saja yang pernah Kak Meydi hadapi?
Tantangan terberat yang aku hadapi adalah di mana aku harus melawan rasa takut yang ada di dalam diriku sendiri. Karena bagiku, tantangan terberat adalah melawan diri sendiri bukan orang lain. Tantangan lainnya adalah ketika masa karantina Miss Indonesia, aku berhadapan dengan wanita-wanita hebat dari masing-masing provinsi.

Kak Meydi, lalu apakah yang dipelajari selama kuliah berguna dalam membangun prestasi yang dimiliki saat ini?
Tentu saja sangat berguna. Public speaking yang aku pelajari selama duduk di bangku kuliah menjadi bekal utama ku dalam membangun prestasi ini.

Dampak positif apa yang Kak Meydi dapatkan dalam menjalani proses meraih prestasi ini?
Aku menjadi tahu bahwa aku mampu, apa yang orang lain katakan untuk diri ku belum tentu benar setelah aku melangkah dan membuktikan bahwa aku mampu dan bisa. Selain itu, aku juga mendapatkan pengalaman dan teman-teman baru selama masa karantina, mendapatkan tittle tambahan sebagai Miss Banten, dan ‘tak lupa aku sekarang mengemban tanggung jawab yang lebih besar.

Nah, ada positif ada juga negatif. Apa sih dampak negatif yang pernah Kak Meydi dapatkan?
Hmmm..sejauh ini tidak ada, karena dari segi akademis aku juga tetap stabil dan berjalan seperti biasanya. Karena yang aku tanamkan dalam hati adalah jangan pernah menjadikan sesuatu yang positif menjadi negatif selama kita membangun sebuah prestasi atau mimpi.

Bagaimana cara Kak Meydi mengatur waktu antara Kuliah dan Karier?
Kerjakan apa yang bisa dikerjakan saat ini, jangan menunda. Itu kunci utamanya. Aku mengatur waktu sedemikian rupa, mengerjakan apa yang bisa aku kerjakan sehingga ketika deadline atau ada pekerjaan lain aku siap dan tidak keteteran.

Tujuan apa aja sih yang ingin Kak Meydi capai?
Mencapai setiap mimpi dan visi besar yang Tuhan sudah titipkan dalam hati aku. Jadi role model bagi orang di sekelilingku lewat kehidupan pribadi ku tentunya.

Apakah Kak Meydi merasa puas dengan hasil yang telah dicapai saat ini?
Tentu saja belum, karena ini barulah langkah awal dari perjalanan hidup ku.

Terakhir nih Kak, Tips dan trick apa yang dapat Kak Meydi berikan untuk membuat orang-orang bisa menjadi seperti Kak Meydi?
Just be your self ! Percaya pada diri kamu sendiri. Jangan pernah ragu untuk melangkah, dan gantungkan hidupmu sepenuhnya kepada Tuhan karena Dia tahu benar mana yang terbaik untuk jalan hidupmu. Teruslah bermimpi karena mimpi itu gratis dan setelah itu bangun dari mimpi itu jadikan semua menjadi sebuah kenyataan.


Nah itu dia obrolan bersama Mey Diana Sari, Miss Banten 2013 dan Finalis Miss Indonesia 2013.  

Yuk, mari kita bersama-sama bangun dari mimpi dan menjadikan semua menjadi sebuah kenyataan. Ingat, bermimpi itu gratis!



Journey Of Hana Krisviana


“Menjadi seorang penulis Novel adalah salah satu impianku, namun untuk mewujudkannya diperlukan niat dan motivasi yang cukup besar dari dalam diriku.” Ujar Hana Krisviana, salah seorang mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara peminatan Jurnalistik.

Cewek kalem ini mengawali karirnya sejak duduk di bangku SMA. Kesempatan datang ketika ada seorang teman yang berbeda sekolah meminta tolong untuk dibuatkan novel untuk tugas akhir. “Waktu itu aku setuju saja, mengingat kesempatan ini bisa menjadi motivasi yang cukup ampuh supaya aku bisa menyelesaikan novel ini dan setelah perjuangan yang cukup lama, akhirnya novel ini jadi.” Ujar Hana, panggilan akrabnya.


Perjuangannya tidak berhenti begitu saja, Hana mengirimkan hasil karyanya ke salah satu major publisher, yang akhirnya ditolak. Sempat terbengkalai cukup lama, akhirnya Hana masuk di dunia perkuliahan dan bertemu dengan Bu Waode Wulan Ratna, salah satu dosen di Universitas Multimedia Nusantara. Beliau adalah seorang penulis yang berhasil memenangkannya Khatulistiwa Literary Awards. Semangat Hana kembali hidup, di saat Beliau mendorong dan mendukung Hana untuk mengirimkan novelnya ke penerbit lain, yaitu Gagas Media. Dukungan Beliau begitu besar dan kesabaran Hana diuji ketika Hana harus menunggu kurang lebih 2 tahun hingga akhirnya novelnya berhasil diterbitkan di Desember 2013.

Hana menghadapi berbagai macam tantangan di dalam meniti karirnya, pertama sebelum dan sesudah bukunya di-publish. Sebelum bukunya diterbitkan, tantangan yang dihadapi tidak jauh-jauh dari menulis. “Karena buku aku masih memiliki unsur fantasi, riset yang aku lakukan harus benar-benar dalam dan kaya. Mulai dari riset tentang berbagai mitologi hingga riset tentang setting cerita yang mengambil tempat di Roma.”

Tantangan kedua yang dihadapi cewek mungil ini adalah ketika novel telah diterbitkan dan buku mulai hadir di pasaran. “ Karena saya penulis debut, saya dituntut lebih kreatif dalam memasarkan buku saya. Dibantu tim promo Gagas Media, pada dasarnya setelah buku saya terbit, saya tidak lagi bertindak sebagai penulis tetapi sebagai seorang marketing.”

“Kuliah di jurusan Ilmu Komunikasi, konsentrasi jurnalistik, mata kuliah yang diajarkan masih linear dengan pekerjaanku. Pelajaran yang saya dapat sangat berguna, terutama mata kuliah creative writing karena benar-benar membantu saya menggali potensi saya lebih lagi,“ ujar Hana ketika ia ditanya, apakah apa yang ia pelajari di bangku kuliah berguna bagi karirnya saat ini.

Di dalam setiap perjalanan karir yang Hana jalani, pasti ada dampak positif dan dampak negatifnya. Menjalani profesi yang merupakan impian dari kecil, dapat belajar untuk lebih mengenal kelebihan dan kekurangan dalam diri sendiri melalui feedback pembaca, hingga tanggapan audiens saat talkshow, adalah beberapa dampak positif yang Hana hadapi saat menjalani karirnya. Menurut Hana, ia tidak merasakan dampak negatif yang signifikan dalam perjalanan karirnya, walaupun tanggapan buruk tentang buku seorang penulis pasti ada, tetapi sejauh ini belum ada yang menanggapi buku Hana secara buruk atau pedas.

Kuliah dan karier adalah dua prioritas penting dalam hidup Hana. Waktu yang hanya 24 jam sehari, membuat Hana harus pintar dalam mengatur waktu yang ada. Untuk menulis, Hana tidak punya jadwal tetap, namun seringkali Hana menulis hanya pada waktu luang. Untuk promo buku seperti talkshow, bedah buku, dan lain sebagainya, Hana selalu melakukannya pada weekend sehingga tidak mengganggu jadwal kuliah. Jadi, antara kuliah dan karir masih bisa berjalan secara seimbang.

Lalu apa sih sebenarnya tujuan yang Hana ingin capai ?


“ Menjadi penulis yang tidak lekang oleh zaman, serta yang menginspirasi dan memperkaya pengetahuan pembaca. Semoga juga dalam mencapai tujuan ini, aku mendapatkan penghargaan karenanya,“ jawab Hana.

Sampai saat ini Hana masih belum puas dengan hasil yang sudah didapatkan hingga saat ini, karena menurut Hana masih banyak lagi yang harus dipelajari soal penulisan untuk bisa menghasilkan karya yang membanggakan.

Untuk teman-teman pembaca, Hana punya beberapa Tips and Trick buat kita yang ingin meniti karir seperti dirinya. “ Tidak ada tips yang lebih baik dari “tetaplah menulis”. Menulis bukan pekerjaan instan. Jika Anda juga ingin menjadi penulis, maka tidak ada cara lain selain berlatih menulis. Bisa dimulai dari hal yang kecil-kecil, seperti menulis diary, kemudian beranjak ke cerpen, baru kemudian ke novel. Yang penting, jangan pernah berhenti menulis, “ pesan Hana.


Chandra Timothy Liow, to do something different !

Kini akun Instagramnya @chandraliow telah diikuti 93 ribu followers. Ia adalah bagian dari komunitas Indovidgram, yang membuat video untuk dipublikasikan melalui Instagram. Kebanyakan videonya mampu mengundang gelak tawa yang menontonnya. Bagaimana proses Chandra menuju ketenarannya tersebut?

Menjadi seorang siswa biasa yang hanya memiliki kegiatan belajar, belajar, dan belajar membuat Chandra Timothy Liow merasa ia harus to do something different in his life. Yah, semua bermula ketika ia duduk di bangku SMP. Chandra, begitu biasa ia disapa, menemukan internet dan pertemuannya dengan internet membuat dirinya penasaran. Browsing dan hingga akhirnya bertemu dengan youtube membuat Chandra open mind dan memiliki sebuah ide bahwa ia tidak ingin hanya sebagai penonton video-video yang ada di Youtube saja, tetapi ia ingin menjadi seseorang yang tampil di Youtube dan ditonton oleh ribuan orang.

Idenya mulai bermunculan satu persatu, dan beatbox adalah ide pertama yang muncul, hingga dijadikannya sebuah video youtube pertama. Mulai dari yang tidak mengerti tentang pengambilan video, editing video, dll membuat Chandra harus belajar semuanya sendiri.

Tantangan dalam proses belajar dari nol hingga saat ini adalah tantangan terbesar yang dihadapi oleh Chandra. Membutuhkan waktu yang cukup lama, keterbatasan waktu, hingga tidak ada keluarga, teman, kerabat yang memberikan support kepada Chandra membuat dirinya tidak pernah putus asa. Justru Chandra ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa ia bisa dan ia memiliki sebuah talenta dan bakat yang dapat dibagikan bagi orang lain.

 Universitas Multimedia Nusantara, Desain Komunikasi Visual, peminatan Cinematografi adalah pilihan Chandra untuk melanjutkan studynya di bangku kuliah. Passionnya di bidang videografi, membuat dirinya merasa bahwa apa yang ia dapatkan dibangku kuliah akan menambah pengetahuannya di bidang videografi. Hal itu juga akan memperkaya pengetahuannya dan membuat prestasinya menjadi lebih baik lagi.


Dalam meniti sebuah prestasi atau karier yang sukses, pasti akan menemukan dampak-dampak positif dan negative di dalamnya. Hal ini juga dialami oleh anak ketiga dari empat bersaudara ini, terus berkarya, mengikuti berbagai macam perlombaan, membuat video-video yang terbaik, dikenal banyak orang, dan akhirnya banyak yang memberikan support kepada Chandra adalah beberapa dampak positif yang ia dapatkan. Namun, membagi waktu yang cukup sulit antara study dan karier adalah salah satu dampak negatif yang Chandra dapatkan.

                “ Jujur aku belum bisa me-manage waktu yang aku miliki dengan rapi. Tetapi aku berusaha menyusun apa saja yang harus aku lakukan, dan aku mengatur waktunya 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Sehingga semuanya dapat berjalan dengan seimbang.” Kata Chandra.

                Jika ditanya, apakah Chandra sudah merasa puas dengan apa yang ia dapatkan hingga saat ini? jawabannya adalah Belum. Ya, Chandra merasa proses perjalanan hidupnya masih panjang, ia ingin terus berkarya memberikan yang paling baik dari yang terbaik, dan yang tak lupa adalah Chandra ingin membanggakan Tuhan, keluarga, dan orang-orang disekitarnya. Baik yang mengenal dia, maupun yang belum mengenal dia.

“ Tunjukkan karya-karya kalian ciptakan, “

“ Jangan pernah takut untuk menerima kritik dan saran dari orang lain. Jadikan kritik dan saran itu sebagai masukan yang positif ,”


“ Carilah dan perkaya refrensi-refrensi yang ada.”

Dan yang paling terpenting adalah, “ Sometimes you have to take two little steps back to make one big step forward.” Pesan Chandra untuk kita semua.

ABOUT INSPIRE

Hi, guys !


Banyak orang berpikir, kita bisa menjadi sukses jika kita mempunyai pengetahuan yang tinggi dan luas. Semakin tinggi pendidikan kita, maka akan semakin sukses juga kehidupan kita kelak di masa yang akan datang. Memang pendapat itu benar, pendidikan membawa pengaruh positif untuk masa depan kita. Akan tetapi, perlu kalian sadari bahwa pendidikan tidak dapat berjalan sendiri menuntun kalian pergi ke masa depan yang cerah. Tekad serta kedisiplinan pun harus ikut di dalamnya.

Pada kenyataannya, sekarang ini sangat banyak loh yang bisa mencapai keberhasilan di usia dini dan mereka masih duduk di bangku sekolah maupun bangku kuliah. Sebut saja, Agnes Monica. Siapa yang tidak mengenal Agnes Monica? Ia adalah salah satu contoh dari anak muda yang berhasil bahkan mencapai level go international. Agnes dapat menjadi sukses tidak hanya mengandalkan pendidikannya saja tetapi ia juga berani untuk menunjukkan kemampuan yang ia miliki di dalam dirinya sejak ia masih kecil. Tentu bukan perjalanan yang mudah untuk mencapai suatu kesuksesan yang dimiliki oleh Agnes, tetapi bukan berarti tidak bisa kan?

Mungkin kalian berpikir, “Ah, Agnes mah terlalu tinggi. Mana mungkin sih orang di sekitar kita ada yang berhasil kaya dia.” Pikiran seperti itu memang terkadang muncul karena pertimbangan kita terhadap lingkungan dan kehidupan yang kita jalani. Sering kali kita merasa untuk menjadi sukses di usia yang belum matang itu sangat susah bahkan terbilang mustahil. Pikiran yang seperti ini nih yang bikin banyak mahasiswa yang sudah selesai kelas, langsung pulang. Yah julukannya sih kuliah pulang atau “kupu-kupu”. Buat para mahasiswa yang berpikir seperti itu, kami menghadirkan blog ini.


cr: blog.zuberance.com


Apakah kalian memiliki seseorang yang menginspirasi kehidupan kalian secara pribadi?
Apakah orang tersebut merupakan tokoh besar yang sudah terkenal?
Atau, orang tersebut adalah keluarga, teman, kerabat, bahkan seseorang yang tidak kalian kenal sebelumnya?

Nah, menjadi seseorang yang dapat menginspirasi orang lain secara positif merupakan suatu hal yang begitu mulia. Selama ini kita mungkin memiliki tokoh idola yang dapat menginspirasi kehidupan kita, Tetapi apakah kalian tahu, bahwa banyak orang-orang disekitar kita yang dapat kita jadikan sebagai sumber inspirasi. Mungkin mereka bukanlah orang yang terkenal dan dikagumi banyak orang, tetapi mereka adalah orang-orang yang diberikan talenta luar biasa dari Tuhan. 

Yuk, mari kita mengintip siapa aja sih orang-orang yang memiliki talenta luar biasa tersebut, yang berhasil, bahkan keberhasilannya dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia loh.
Semoga setiap tulisan yang ada di blog ini, menjadikan inspirasi yang positif ya untuk kalian semua, terutama para generasi muda penerus Bangsa.

SALAM INSPIRE!